Wednesday, April 06, 2011

Sukses itu Sederhana


Sukses tidak ada hubungan dng menjadi Kaya Raya, Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata Kiyosaki/Tung Desemwaringin/ The Secret,

Sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA! 
Karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri... 

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1ovum, itu adalah sukses pertama Anda! 

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua. 

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1 di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga... 
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat
46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat... 

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima...

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. 

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal. 

Saking sibuknya si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nyapun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya. 

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi Best Seller dng membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. . 

Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport mahal, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump, & resort mewah di Karibia... 

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda. 

Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja. 

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi. 

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Yang Maha Kuasa, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati. Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur. 

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis + tempegoreng. 
Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh...Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan kehujanan, & panas kepanasan.Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang, toh...Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km, pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang kesekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja toh enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe jg ternyata. 

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik, ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuruh dengerin waktu beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas & petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga toh. 

Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, yg speakernya cuman Simbadda 100 rb...Pernahkah Anda menyadari ? Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. 

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll... 

Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri, Itu sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh... 

Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda. 

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs mencapai 100 juta!!! 

Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. 

Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa... 

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama bila kita jual harganya justru malah turun. 

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata... 

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda. 

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT. 

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke ria.. 

Sumber : http://my.rileks/. com/arumpuri/ blog/753/ dikutip kembali dari milis sipil94ugm



Sent from my iPhone

Sukses tidak ada hubungan dng menjadi Kaya Raya, Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata Kiyosaki/Tung Desemwaringin/ The Secret,

Sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA! 
Karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri... 

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1ovum, itu adalah sukses pertama Anda! 

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua. 

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1 di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga... 
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat
46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat... 

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima...

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. 

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal. 

Saking sibuknya si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nyapun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya. 

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi Best Seller dng membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. . 

Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport mahal, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump, & resort mewah di Karibia... 

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda. 

Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja. 

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi. 

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Yang Maha Kuasa, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati. Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur. 

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis + tempegoreng. 
Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh...Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan kehujanan, & panas kepanasan.Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang, toh...Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km, pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang kesekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja toh enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe jg ternyata. 

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik, ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuruh dengerin waktu beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas & petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga toh. 

Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, yg speakernya cuman Simbadda 100 rb...Pernahkah Anda menyadari ? Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. 

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll... 

Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri, Itu sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh... 

Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda. 

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs mencapai 100 juta!!! 

Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. 

Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa... 

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama bila kita jual harganya justru malah turun. 

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata... 

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda. 

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT. 

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke ria.. 

Sumber : http://my.rileks/. com/arumpuri/ blog/753/ dikutip kembali dari milis sipil94ugm



Sent from my iPhone

Sunday, February 06, 2011

Aliran-aliran Sesat yang Berbahaya di Dunia

Keyakinan agama dan tradisi masyarakat dogmatis sering membuat orang menjadi kelompok-kelompok ideologis, menyebabkan mereka untuk mengisolasi dari masyarakat arus utama dan menjadi keyakinan rahasia defensif. Mereka percaya diri untuk menjadi bagian dari beberapa misi suci untuk mengubah dunia dan menghabiskan hidup mereka mengikuti ajaran-ajaran pemimpin mereka. Ini sering menimbulkan masyarakat yang bergerak secara tertutup namun memiliki akar yang tersebar di seluruh bangsa-bangsa. Mereka memiliki undang-undang rahasia mereka dan kegiatan yang sering tersembunyi dari non-anggota. Organisasi-organisasi ini membuat doktrin esoteris hanya diketahui oleh anggota mereka, dan tersembunyi dari masyarakat biasa. Jadi mari kita lihat beberapa perkumpulan rahasia dunia yang terbentuk sejak lama dan sebagian besar masih hidup dan melaksanakan gerakan mereka secara diam-diam.

The Order of Nine Angles
The Order of Nine Angles (Ona) adalah organisasi setan rahasia yang muncul di antara orang-orang dari Inggris Raya pada tahun 1980-an dan 1990-an. Masyarakat ini mengaku menjadi pengikut Setanisme dan menganggapnya sebagai individual yang sangat mengejar untuk menciptakan keunggulan diri sendiri dan kebijaksanaan, dengan menghadapi tantangan dan mengatasi batas-batas fisik dan mental. Saat ini, Ona diatur di sekitar sel-sel rahasia yang dikenal sebagai nexions tradisional dan di dalam suku-suku kata menyeramkan. Tulisan-tulisan Ona yang aneh mempertimbangkan korban manusia sebagai cara untuk menghilangkan kelemahan dan mengklaim bahwa suku-suku jahat adalah bagian penting dari strategi jahat untuk menjalankan misi, cara hidup lebih menyenangkan, dan untuk mengganggu dan akhirnya menaklukkan masyarakat biasa.


Thule Society
Thule Society Jerman. Persaudaraan Kematian Masyarakat yang idenya berpusat pada mencapai Tata Dunia Baru yang sangat aneh dalam istilah sederhana berarti membunuh orang untuk mengurangi populasi. Para anggota masyarakat yang berada di Thule mempraktekkan Seksual Black Magic dan Magic. Pameran Thule Society supranatural rutin diselenggarakan, selama itu mereka berkomunikasi dengan setan-setan yang mati entah orang atau yang hanya muncul sebagai roh yang membimbing mereka. Adolf Hitler juga bergabung dengan masyarakat ini pada tahun 1919 di bawah kepemimpinan Dietrich Eckhart. Eckhart melibatkan Hitler untuk ritual sihir setan yang pada akhirnya membuat Hitler impoten secara seksual yang dianggap sebagai penyebab mengapa Hitler menjadi pembunuh yang begitu sadis.


Freemasonry
Menurut definisi Wikipedia, Freemasonry adalah organisasi persaudaraan bersemangat publik yang telah ada sejak abad ke-17. Kegiatan sentral Freemasonry amal tetap bekerja dalam lokal atau masyarakat yang lebih luas tetapi masyarakat memiliki sejumlah besar kontroversi dan rahasia yang sebenarnya terpendam dalam sejarah panjang. Telah dikatakan bahwa kaum Mason mengklaim bahwa Masonry terbuka untuk salah satu dari setiap iman dan bahwa itu adalah persaudaraan untuk membantu kaum Mason lain. Tapi itu hanya untuk menarik lebih banyak orang kepada masyarakat ini. G simbol yang digunakan dalam tanda-tanda mereka benar-benar diterjemahkan menjadi Masonik gnosis atau generasi dengan Lucifer dan Allah sebagai musuh utama kekristenan. Mason mengambil sumpah agak mematikan sumpah darah untuk setiap derajat hingga 33 derajat. Mereka bersumpah setia kepada Tuhan Masonry dan negara di atas segalanya dan di bawah ancaman hukuman mati, bersumpah tidak akan mengungkapkan rahasia Freemasonry – bahkan tidak kepada istri-istri mereka.


Skull and Bones
The Order of Skull and Bones, sebuah komunitas dari Universitas Yale, awalnya dikenal sebagai Persaudaraan Kematian dan didirikan pada tahun 1832 oleh para mahasiswa. Masyarakat ini dikelilingi oleh teori-teori konspirasi; yang paling populer mungkin adalah ide bahwa pendiri CIA adalah anggota kelompok ini. Tetapi kebenaran lain yang lebih mengejutkan adalah bahwa seperti yang lain, masyarakat menyembunyikan rahasia gelap praktik kejahatan juga. Kegiatan seksual mereka dimasukkan ke dalam praktek-praktek mereka di mana mereka berbaring telanjang dalam peti mati memberitahu mereka rahasia seksual paling dalam dan paling gelapnya, sebagai bagian dari inisiasi mereka. Seperti Ona tujuan utama mereka adalah New World Order. Ron Rosenbaum dalam tulisan-tulisannya juga menunjukkan bahwa Bones dan Bavarian Illuminists berhubungan erat satu sama lain, memberikan bukti seperti 'menghantui foto ruang altar di salah satu loge Masonik di Nuremberg yang terkait erat dengan Illuminism. "Mengejutkan, Presiden Bush adalah seorang ahli dalam Persaudaraan Amerika dari Yale Skull and Bones Society.

Terlepas dari beberapa perkumpulan rahasia yang sangat terkenal sepanjang masa adalah Rosikrusianisme, Ordo Templis Orientis, Hermetik Order of The Golden Dawn, The Knights Templar, Illuminati, Opus Dei dan Biarawan Sion.

Assassins
Assassin dianggap sebagai yang paling menakutkan dari semua masyarakat rahasia yang dibunuh setiap korban terlepas dari penjaga dan personel keamanan. Mereka melakukan pembunuhan kejam terhadap orang-orang ternama dan ditakuti oleh raja-raja, pangeran, para syekh, dan sultan. Sebagian besar anggota awal kelompok rahasia pengikut Nizari cabang Iliyya Isma sekte Muslim Syiah dan berlokasi terutama di Suriah dan Persia. Masyarakat dipimpin oleh Hasan bin Sabbah (1034-1124) yang menciptakan suatu kelompok yang terdiri dari penggemar, yang dikenal sebagai Fedayeen, yang melakukan apa pun yang ia peerintahkan dengan ketaatan buta. Mereka tampil sebagai petani sederhana selama siang hari, tetapi menjadi ganas dan sangat mampu pejuang di dalam kegelapan malam, menyerang korban-korban mereka dalam kegelapan

Dikutip dari :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6685436


Widiyanto Wibowo
sent from my BlackBerry® device

Wednesday, December 29, 2010

Jembatan Pasupati Runtuh !!

"Jembatan Pasupati Bandung terancam runtuh,bagi pengguna jalan disarankan untuk tidak melintas di atas ataupun dibawah jembatan."

Demikian berita yang saya terima dari broadcast message di telepon seluler saya. Sungguh berita yang membuat kaget. Betapa tidak,jembatan dg konstruksi cable stayed di Bandung tersebut relatif baru. Dengan perencanaan yang matang dari konsultan perencana asing,dari Inggris, kalau tidak salah dan dibangun oleh kontraktor bertaraf nasional,PT.Wijaya Karya (Persero), maka hanya suatu bencana alam gempa dahsyat saja yang mampu meruntuhkan jembatan tersebut. Namun ketika berita rumor jembatan Pasupati runtuh tersebut tidak ada berita bencana alam apapun di sekitar Bandung.

Belakangan terbukti bahwa berita itu cuma desas-desus,rumor, broadcast hoax saja. Yang benar adalah kerusakan pada expantion joint pada salah satu sisi ujung jembatan.

Pada jembatan panjang dengan bentang banyak (multi span) seperti Jembatan Pasupati lazim terdapat sambungan-sambungan pada plat betonnya. Biasanya sambungan ini disebabkan adanya peralihan-peralihan gelagar jembatan.

Pada sambungan ini terdapat gap kecil antar plat beton. Ukuran gap bisa bervariasi tergantung desain yang digunakan. Setelah pelaksanaan pengaspalan di atas jembatan, pada sambungan ini akan dipasang expantion joint. Aspal dipotong sesuai lajur gap pada plat beton. Pada gap tersebut selanjutnya akan diisikan plat baja mutu tinggi. Pada sisi atas yang berhubungan dengan aspal akan ditutup dengan material rubber asphalt,semacam campuran antara aspal dan karet untuk menutup celah yang ada. Sehingga dengan adanya expantion joint ini permukaan aspal menjadi kontinyu dan tanpa celah sehingga meningkatkan kenyamanan pengguna jembatan yang melintas di atasnya.

Selazimnya material aspal yang bereaksi terhadap suhu udara serta keausan terhadap gesekan permukaan ban,maka expantion joint juga pada waktunya akan mengalami keausan. Apabila tidak dirawat dengan baik, expantion joint dapat terkelupas dan celah yang ditutupinya menjadi terbuka. Hal inilah yang sering diberitakan dengan tajuk heboh : jembatan runtuh.


Widiyanto Wibowo
sent from my BlackBerry® device

Thursday, October 21, 2010

Pelatihan Otak Tengah = Penipuan ?

Akhir-akhir ini marak dengan pemberitaan dan promosi mengenai aktivasi otak tengah. Berbagai promosi pelatihan otak tengah semarak di media massa. Mereka mengemukakan hasil-hasil yang dicapai peserta pelatihan aktivasi otak tengah, antara lain dengan mata tertutup anak bisa membaca buku, mengetahui warna-warni bola yang berada dalam kotak, bahkan dapat mengetahui siapa orang yang berada di balik tembok. Disamping hal tersebut kita juga diberi pemahaman bahwa setelah mengikuti pelatihan tersebut anak dapat menjadi lebih santun, tidak mudah marah, lebih mudah belajar dan berkonsentrasi.
Namun sebelum kita mengikuti pelatihan tersebut ada baiknya kita baca pendapat Prof. Sarlito Wirawan, seorang guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Berikut link yang dapat Anda baca dan dibawahnya kami kutipkan kembali.
Bukannya bermaksud untuk mendiskreditkan pelatihan otak tengah, namun tulisan ini hanya sekedar berbagi pemgetahuan untuk Anda.



OTAK TENGAH Menurut Kajian Sarlito Wirawan Sarwono
(Guru Besar Fakultas Psikologi UI)


Dengan berpikir atau bertanya sedikit, setiap orang bisa tahu bahwa ini adalah penipuan. Namun orang Indonesia itu malas bertanya dan ingin yang serba instan. Termasuk kaum terpelajar dan orang berduitnya. Jadi kita gampang sekali jadi sasaran penipuan. Inilah menurut saya yang paling memprihatinkan dari maraknya kasus otak tengah ini.

Di suasana Lebaran ini mestinya saya menulis sesuatu tentang Lebaran,tepatnya tentang bermaaf-maafan, wabil-khusus tentang psikologi maaf. Namun,draf tulisan yang sedang saya siapkan terpaksa saya sisihkan dulu saking gemasnya mengamati perkembangan pseudo-science (ilmu semu)yang sangat membahayakan akhir-akhir ini tentang otak tengah(midbrain). Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi bahan bacaan alternatif yang menarik di tengah tengah banjirnya (lebih parah dari banjir Pakistan) artikel dan siaran tentang Idul Fitri di hari-hari seputar Lebaran ini.

Otak tengah adalah bagian terkecil dari otak yang berfungsi sebagai relay station untuk penglihatan dan pendengaran. Dia juga mengendalikan gerak bola mata. Bagian berpigmen gelapnya yang disebut red nucleus (inti merah) dan substantia nigra juga mengatur gerak motorik anggota tubuh. Karena itu kelainan atau gangguan di otak tengah bisa menyebabkan parkinson.

Untuk keterangan lebih lanjut silakan berkonsultasi dengan dokter.

Namun, yang jelas, otak tengah tidak mengurusi inteligensi, emosi, apalagi aspek-aspek kepribadian lain seperti sikap, motivasi, dan minat. Para pakar ilmu syaraf(neuroscience) Richard Haier dari Universitas California dan Irvineserta Rex Jung dari Universitas New Mexico, Amerika Serikat, menemukan bahwa inteligensi atau kecerdasan yang sering dinyatakan dalam ukuran IQ tidak terpusat pada satu bagian tertentu dari otak, melainkan merupakan hasil interaksi antar beberapa bagian dari otak.

Makin bagus kinerja antar bagian- bagian otak itu, makin tinggi tingkat kecerdasan seseorang (teori parieto-frontal integration). Di sisi lain, pusat emosi terletak di bagian lain dari otak yang dinamakan amygdala, tak ada hubungannya dengan midbrain. Sementara itu aspek kepribadian lain seperti minat dan motivasi lebih merupakan aspek sosial (bukan neurologis) dari jiwa, yang lebih gampang diamati melalui perilaku seseorang ketimbang dicari pusatnya di otak.

Sampai dengan tahun 1980-an (bahkan sampai hari ini) masih banyak yang percaya bahwa keberhasilan seseorang sangat tergantung pada IQ-nya. Makin tinggi IQ seseorang akan makin besar kemungkinannya untuk berhasil. Itulah sebabnya banyak sekolah mempersyaratkan hasil tes IQ di atas 120 untuk bisa diterima di sekolah yang bersangkutan. Namun, sejak Howard Gardner menemukan teori tentang multiple intelligence (1983) dan Daniel Goleman memublikasikan temuannya tentang Emotional Intelligence (1995), maka para pakar dan awam pun tahu bahwa peran IQ pada keberhasilan seseorang hanya sekitar 20–30% saja.

Selebihnya tergantung pada faktor-faktor kepribadian lain seperti usaha, ketekunan, konsentrasi, dedikasi, kemampuan sosial. Walaupun begitu, beberapa bulan terakhir ini, marak sekali kampanye tentang pelatihan otak tengah.

Bahkan rekan saya psikolog psikolog muda ada yang bersemangat sekali mengampanyekan otak tengah sambil mengikutsertakan anak-anak mereka kepelatihan otak tengah yang biayanya mencapai Rp3,5 juta/anak (kalau dua anak sudah Rp 7 juta, kan) hanya untuk dua hari kursus.

Hasilnya adalah bahwa anak-anak itu dalam dua hari bisa menggambar warna dengan mata tertutup. Wah, bangganya bukan main para ortu itu. Mereka pikir setelah bisa menggambar dengan mata tertutup, anak-anak mereka langsung akan jadi cerdas, bisa konsentrasi di kelas, bersikap sopan santun kepada orang tua, bersemangat belajar tinggi, percaya diri, dan sebagainya seperti yang dijanjikan oleh kursus-kursus seperti ini.

Mungkin mereka mengira bahwa dengan menginvestasikan Rp3,5 juta untuk dua hari kursus, orang tua tidak usah lagi bersusah payah menyuruh anak mereka belajar (karena mereka akan termotivasi untuk belajar sendiri), tidak usah membayar guru les lagi (karena otomatis anak akan mengerti sendiri pelajarannya), dan yang terpenting anak pasti naik kelas, malah bisa masuk peringkat. Inilah yang saya maksud dengan “berbahaya” dari tren yang sedang berkembang pesat akhir-akhir ini.

Untuk orang tua yang berduit, uang sebesar Rp3,5 juta mungkin tidak ada artinya. Namun, kasihan anaknya jika ternyata dia tidak bisa memenuhi harapan orang tuanya. Selain bisa menggambar dengan mata tertutup (sebagian hanya berpura-pura bisa dengan mengintip lewat celah penutup mata dekat hidung), ternyata dia tidak bisa apa-apa.

Konsentrasi tetap payah, motivasi tetap rendah, dan emosi tetap meledak-ledak tak terkendali. Pasalnya memang tidak ada hubungannya antara otak tengah dengan faktor faktor kepribadian itu.

Namun, orangtua sepertinya tidak mau tahu. Dia sudah membayar Rp3,5 juta dan sudah mendengarkan ceramah Dr David Ting, pakar otak tengah dari Malaysia itu.

Kata Dr Ting, anak yang sudah ikut pelatihan otak tengah bukan hanya jadi makin pintar, tetapi jadi jenius. Karena itu nama perusahaannya juga Genius Mind Corporation. Malah bukan itu saja. Menurut Dr Ting, anak yang sudah terlatih otak tengahnya bisa melihat di balik dinding, bisa melihat apa yang akan terjadi (seperti almarhumah Mama Laurenz), bahkan bisa mengobati orang sakit. Ya, itulah yang dijanjikannya dalam iklan-iklan Youtube-nya di internet. Dan dampaknya bisa dahsyat sekali karena angka KDRT pada anak bisa langsung melompat naik gara-gara banyak anak dicubiti atau dipukuli pantatnya sampai babak-belur oleh mama-mama mereka sendiril antaran tidak bisa melihat di balik tembok, meramal atau mengobati orang sakit.***

Untuk menyiapkan tulisan ini, saya sengaja menelusuri nama David Ting di Google. Ternyata ada puluhan pakar di dunia yang bernama David Ting dan David Ting yang menganjurkan otak tengah ini ternyata bukan pakar ilmu syaraf, kedokteran, biologi, atau psikologi. Dia disebutkan sebagai pakar pendidikan dan tidak ada hubungannya dengan ilmu syaraf (neuroscience).

Maka saya ragu akan ilmunya. Apalagi saya hanya mendapati beberapa versi Youtube yang diulang-ulang saja, beberapa tulisan kesaksian, dan cerita-cerita yang sulit diverifikasi kebenarannya. Saya pun lanjut dengan menelusuri jurnal-jurnal ilmiah online, siapa tahu tulisan-tulisan ilmiahnya sudah banyak, tetapi saya belum pernah membacanya. Namun hasilnya juga nol.

Maka saya makin tidak percaya.

Saya yakin bahwa teori David Ting tentang otak tengah hanyalah pseudo-science atau ilmu semu karena seakan-akan ilmiah, tetapi tidak bisa diverifikasi secara ilmiah. Sama halnya dengan teori otak kanan-otak kiri yang juga ilmu semu atau astrologi atau palmistri (membaca nasib orang dengan melihat garis-garis telapak tangannya). Masalahnya, astrologi dan palmistri yang sudah kuno itu tidak merugikan siapa-siapa karena hanya dilakukan oleh yang mempercayainya atau sekadar iseng-iseng tanpa biaya dan tanpa beban apaapa. Kalau betul syukur, kalau salah yo wis.

Lain halnya dengan pelatihan otak tengah dan dulu pernah juga populer pelatihan otak kanak-otak kiri. Bahkan, saya pernah memergoki, di sebuah gedung pertemuan (kebetulan saya ke sana untuk keperluan lain), sebuah pelatihan diselenggarakan oleh sebuah instansi pemerintah yang judulnya “Meningkatkan Kecerdasan Salat”. Semuanya dijual sebagai pelatihan dengan biaya (istilah mereka“biaya investasi”) yang mahal. Ini sudah masuk ke masalah membohongi publik, sebab mana mungkin dengan satu pelatihan selama dua har iseorang anak bisa disulap menjadi jenius yang serbabisa, bahkan bisa melihat di balik dinding seperti Superman.

Lagipula, apa hubungannya antara menggambar dengan mata tertutup dengan jenius?

Einstein, Colombus, Thomas Edison, Bill Gates, Barack Obama, dan masih banyak lagi adalah kaum jenius tingkat dunia, tetapi tak satu pun bisa menggambar dengan mata tertutup.

Teori otak tengah sudah jelas penipuan. Dengan berpikir atau bertanya sedikit, setiap orang bisa tahu bahwa ini adalah penipuan.

Namun orang Indonesia itu malas bertanya dan ingin yang serba instan. Termasuk kaum terpelajar dan orang berduitnya. Jadi kita gampang sekali jadi sasaran penipuan.

Inilah menurut saya yang paling memprihatinkan dari maraknya kasus otak tengah ini.